Cara Mempercepat Booting Startup Windows

Indonetcafe.comCara Mempercepat Booting Startup Windows. Di Jaman yang serba modern seperti sekarang ini, kita tidak bisa lepas dari perangkat yang bernama komputer ataupun laptop. Baik bagi para pelajar maupun pekerja yang kesehariannya berada di depan laptop maupun komputer, pastinya tidak mau jika aktifitasnya terganggu karena booting Windows yang lama.

Perlu anda ketahui bahwa proses Booting ataupun Startup yang lama terjadi karena sebelum windows bisa anda operasikan, sistem akan meload semua aplikasi yang berjalan di startup. Dan apabila tidak didukung dengan hardware komputer yang bagus, maka proses Booting pasti akan berjalan lama.

Jika anda menginginkan proses Booting berjalan dengan cepat, tentunya harus diimbangi dengan Hardware yang powerfull, terutama pada Processor dan RAM. Nah, bagi anda yang memiliki hardware yang pas-pasan tapi menginginkan booting yang cepat, maka anda harus bisa mengelola aplikasi apa saja yang akan dijalankan pada proses startup.

Perawatan pada sisi software perlu anda perhatikan agar sistem senantiasa lega, ringan dan lancar dalam menjalankan semua aktifitas yang ada, terutama pada saat Booting. Jika spesifikasi hardware komputer yang anda miliki terbilang sangat baik, namun proses booting serasa lambat maka anda perlu melakukan perawatan pada sisi Sofware.

Penasaran dengan apa yang dimaksud perawatan pada sisi software, silahkan simak artikel di bawah ini.

Cara Mempercepat Booting Startup Pada Windows

Cara Mempercepat Booting Startup WindowsCara Mempercepat Booting Windows yang akan indonetcafe berikan kali ini tidak memerlukan adanya aplikasi tambahan, sehingga anda bisa mempraktekannya dengan mudah dan cepat. Untuk lebih jelasnya, langsung saja anda simak metode dan langkah – langkahnya berikut ini.

1. Matikan Proses Startup Yang Tidak Penting

Program Startup merupakan program bawaan dari sistem operasi Windows. Program ini akan berjalan disaat anda menyalakan komputer atau Laptop, dan akan menjalankan semua aplikasi yang terdapat pada startup bersamaan dengan Booting Windows.

Apabila Aplikasi yang berjalan pada startup terlalu banyak, misalnya lebih dari 10 aplikasi, maka bisa dipastikan akan membuat booting komputer atau laptop anda menjadi lebih lama. Untuk mengatasi hal tersebut, metode pertama yang bisa anda lakukan yakni Mematikan Proses Startup Dari Beberapa Aplikasi yang tidak penting. Untuk melakukannya, silahkan anda ikuti langkah–langkahnya dibawah ini.

Startup di Windows 7

Klik Menu Start » Run » (atau tekan Tombol Windows dan Huruf R secara bersamaan) dan Ketikkan “msconfig” tanpa tanda kutip, lalu tekan enter. Selanjutnya anda pilih menu “Startup” kemudian anda hilangkan centang pada beberapa aplikasi yang menurut anda tidak terlalu penting. Dan apabila telah selesai, anda klik “Apply” lalu “OK”.startup windows 7

Startup di Windows 8-10

Tekan tombol CTRL + Shift + Delete Secara bersamaan, lalu pilih Task Manager, akan muncul jendela seperti gambar di bawah ini, silahkan pilih More Details di bagian bawah.

Kemudian klik menu Startup, lalu silahkan Disable aplikasi atau software yang bagi anda tidak terlalu penting.

2. Bersihkan File Temporary Secara Teratur

Untuk langkah kedua yang bisa anda lakukan, yakni membersihkan file sampah secara teratur, misal sebulan sekali menggunakan aplikasi Disk CleanUp. Aplikasi tersebut dapat membantu anda membersihkan file sampah dengan mudah dan cepat. Untuk menggunakan aplikasi Disk CleanUp, silahkan anda ikuti langkah–langkahnya dibawah ini.

Disk CleanUp

Buka Windows Explorer, lalu silahkan anda pilih Drive yang ingin anda bersihkan sesuai keinginan anda, bisa C, D, ataupun E, kemudian Klik Kanan » Properties, maka akan muncul Sebuah Jendela, Pilih Tab General, dan kemudian pilih “Disk CleanUp”.disk cleanup pada windowsSetelah anda klik, maka secara otomatis sistem akan melakukan scanning. Kemudian lanjutkan dengan mencentang bagian yang ingin anda bersihkan dan terakhir klik “OK”. Akan Muncul sebuah pesan konfirmasi “Are you sure you want to permanently delete this files?” silahkan klik Delete Files, maka proses penghapusan akan berjalan.

3. Defrag Hard Disk Secara Berkala

Untuk langkah ketiga, yang bisa anda lakukan yakni melakukan defrag pada hard disk. Biasanya letak file-file di hardisk kita tidak beraturan, mungkin karena pengaruh sering menginstal program yang jarang kita pakai, menutup aplikasi secara tidak normal (hang), mengcopy dan menghapus atau memindahkan file, dan berbagai aktifitas managemen file lainnya.

Apabila diibaratkan file tersebut seperti lembaran-lembaran kertas, apabila tidak dikemas atau ditata dengan baik, maka akan berserakan di dalam almari atau meja anda. Demikian pula windows dalam mengatur file sistem, file aplikasi, dan file data ke dalam lokasi-lokasi tertentu di dalam hardisk, sehingga memudahkan windows mencari file-file yang diperlukan.

Anda bisa menggunakan fitur defrag yang ada Sistem Windows untuk merapikan file-file yang ada pada hardisk anda. Untuk lebih jelasnya, langsung saja anda simak langkah melakukan Defrag Hard Disk berikut ini.

Disk Defragment

Buka Windows Explorer, lalu silahkan anda pilih Drive yang ingin anda defrag sesuai keinginan anda, kemudian Klik Kanan » Properties, maka akan muncul Sebuah Jendela, Pilih Tab Tools, dan kemudian pilih “Defragment Now”, maka akan muncul jendela Disk Defragmenter.

Disini anda bisa mengatur schedule atau jadwal untuk melakukan defragment hardisk secara otomatis, tersedia 3 pilihan pengaturan, yaitu setiap hari (Daily), seminggu sekali(Weekly) dan sebulan sekali(Monthly).

Untuk melakukan defrag, silahkan pilih Drive yang anda inginkan, lalu klik Defragment Disk, maka proses defrag akan dimulai. Tunggu sampai proses defrag selesai.

4. Sisakan Space Pada Drive C

Agar windows anda senantiasa berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala, alangkah baiknya anda menyisakan free space pada Drive C. Hal ini bisa menjadi solusi supaya Sistem Windows tetap optimal dalam menjalankan aplikasi, terutama saat sedang Booting Sistem. Jika misalnya Drive C memiliki Space 75 GB, maka sebaiknya anda sisakan 15 GB sebagai space kosong.

Demikian mengenai Cara Mempercepat Booting Startup Windows Pada komputer dan Laptop, semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi anda.

SHARE
Artikel SebelumnyaTrik URL Youtube Yang Wajib Anda Ketahui
Artikel BerikutnyaReview Samsung Galaxy S8 Plus, Desain dan Performa Menawan
Jika kamu tidak mengejar apa yang kamu inginkan, maka kamu tidak akan mendapatkannya. Yakinlah bahwa dengan ketekunan semua akan dimudahkan. Tataplah masa depan dengan keyakinan. Semoga tuhan senantiasa memberikan kita semua kesuksesan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here