Kopi robusta jawa timur | jual kopi robusta terbaik

Kopi robusta jawa timur | jual kopi robusta terbaik

Kopi robusta jawa timur | jual kopi robusta terbaik

DISTRIBUTOR RESMI Kopi robusta Precola

Hubungi : 0813.8897.7291

Jl. Laksda Adisucipto perum sambong indah H5, Jombang

 

Kisah Penemuan Kopi

Syeikh Ali bin Umar As-Syadzili Al-Yamani di Indonesia dikenal sebagai Syeikh Abul Hasan As-Syadzili. Kisah penemuan kopi kesatu kali bermula dari perjalanan beliau.
Dikisahkan, saat beliau dalam perjalanan guna uzlah dan khalwat (mengasingkan diri) dari segala hiruk pikuk dunia, beliau terus berlangsung sepanjang hari. Saat malam hari datang, beliau mendarat di suatu wilayah yang mempunyai pepohononan lebat. Tempat tersebut juga diisi dengan hewan liar dan buas.

Maka Imam As-Syadzili menyimpulkan untuk mendaki suatu pohon yang tinggi guna menghidari serangan hewan buas. Ketika hingga di atas, beliau mengejar pohon diisi dengan buah-buahan yang berupa biji-bijian kecil. Lalu beliau memetiknya dan memakannya.

Anehnya, setelah tersebut beliau tidak menikmati kantuk sama sekali sepanjang malam. Saat pagi menjelang, beliau memungut kembali sejumlah dari biji-biji itu untuk dimakan di dalam perjalanannya, dengan destinasi menghilangkan rasa kantuk.

Ketika biji-biji tersebut mulai kering, beliau tidak langsung memakannya, tetapi memanggangnya terlebih dahulu di atas api. Kemudian menyeduhnya dengan air dan meminum air seduhan tersebut. Akhirnya menyebarlah minuman kopi ke sekian banyak penjuru negeri.

Setelah sekian lama minuman kopi dikenal di bumi Arab, terjadi perbedaan pendapat salah satu para ulama tentang hukumnya. Beberapa ulama berasumsi tentang keharaman kopi dan beberapa mereka menghalalkannya.

Perbedaan ini terus berlanjut sampai terjadi polemik serius antarulama dan fitnahpun beredar di negeri Syam. Lantas urusan tersebut dihentikan oleh Syekh Abdul Ghoni An-Nabulisi dengan berfatwa bakal kehalalannya kemudian beliau bersyair dengan dua bait syair: “Biji kopi tersebut halal, sungguh mereka semua pelarang sudah melarangnya. Bagaimana dapat mereka menyatakan urusan tersebut haram sementara aku meminumnya.”

Akhirnya pendapat Syekh Abdul Ghani tersebut dikuatkan oleh seorang ulama yang memiliki mimpi bertemu Baginda Rasulullah SAW. Dalam mimpinya, beliau menanyakan perihal perkara kopi tersebut kepada Nabi. Bagaimana hukumnya? Rasulullah SAW menjawab: “Malaikat bakal terus senantiasa memintakan ampun untuk si peminum kopi selama wewangian rasa kopi itu masih tersisa di mulutnya.” Allahu A’lam.

Imam Najmuddin Al-Ghozzi berbicara dalam buku al-Kawaqib As-Syairah Fi A’yan al-Miah al-A’syiroh bahwa Orang yang kesatu kali menjadikan kelaziman minum kopi sebagai minuman berkhasiat ialah Habib Abi Bakr Bin Abdullah Alaydrus (Shohibul Rotib Qubro Al-Aydrus). Beliau menciptakan racikan kopi dari buah pohon bun.

Para berpengalaman sejarah menuliskan, abad ke-13 kopi menyebar ke Afrika Utara, negara-negara Mediterania dan India. Pada abad 14 dan 15, kebiasaan minum kopi menyebar di Turki, Mesir, Syiria, Persia. Sedangkan di Indonesia, sejarah kopi tidak lepas dari masuknya Belanda yang membudidayakan tumbuhan kopi pada tahun 1696-1706. Allahu A’lam bisshowab. * kopi robusta jawa timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *